cara memanggil hantu

Cara manggil hantu

Di daerah kalsel dan sekitarnya sering kita jumpai atau mendengar Orang yg telah wafat dan dikebumikan kemudian menjadi arwah/hantu gentayangan yg menghantui(biasanya cuma org-org yg pernah berhubungan/kenal saja yg akan ditemuinya,tp juga tidak menutup kemungkinan akan bertemu dengan org yg tidak dikenalnya sama sekali..)..Ada yg kemunculanya cuma 3/7/41 hari bahkan sampai 100 hari,sebelum kemudian akan menghilang(konon hantu-hantu tsb akan berkumpul didaerah gunung roban sampai kiamat datang nanti,wallahu ‘alam..).Sesungguhnya tiada ada yg lebih mengetahui tentang urusan roh ini kecuali hanyalah ALLAh SWT..

Kadangkala berita/kabar tsb sangat tidak beralasan sehingga itu cuma akan menjadi fitnah yang memalukan atas si mayit dan juga pihak keluarganya apabila hal itu tidak benar adanya..

Sebetulnya pada si mayat ada beberapa hal yg mungkin bisa diketahui oleh mata pandangan zahir kita yg awam untuk mengetahui apakah si mayat tsb kelak akan berubah menjadi hantu yg akan gentayangan ataupun tidak..

 

Diantara Patrap/cara yg sederhana untuk mengetahui apakah si mayat akan menjadi hantu gentayangan..

 

1.Setelah jenazah dimandikan/dibersihkan,biasanya jenazah akan ditutupi kain untuk dibacakan ayat-ayat suci/disholatkan/menunggu pelayat/kerabat yg berdatangan sebelum kemudian dikuburkan..untuk jenazah yg kita curigai(mungkin karena kita sedikit banyak tahu bagaimana kelakuan/lakon ilmu yg dijalani si mayat semasa hidupnya yg kurang baik)akan menjadi hantu/arwah gentayangan..coba kita ambil tanah apa saja yg kemudian kita basahi sedikit dengan air dan kemudian kita sapukan sedikit tanah tsb pada kuku jempol kaki si jenazah dan kemudian kita tutupi lagi dengan kain,maka apabila kita amati terus menerus kita akan dapat melihat dengan jelas bahwa kaki si mayat akan bergerak-gerak..

(Mohon tidak melakukan hal yg kurang sopan pada jenazah seperti memercikan perasan air limau/jeruk,atau menaruh kucing disampingnya untuk melangkahi mayat tsb,dll..)

2.Pada saat memandikan jenazah,air seperti mengenai kulit org yg masih hidup/pori-pori kulitnya msh tdk berubah tidak seperti kebanyakan memandikan jenazah pada umumnya org yg telah wafat..

  1. Ada sebagian keadaan dimana si mayit yg akan menjadi gentayangan akan sangat sulit sekali dibersihkan jasadnya/menimbulkan bau/aroma yg tidak sedap..

4.Pada kuburan hantu/arwah gentayangan,biasanya akan ada lobang sebesar kelingking/ibu jari diatas makamnya tsb yg apabila kita tusuk/susuri dengan bilah,maka akan sampai ke papan/dasar tempat mayat tsb… Tapi ada juga beberapa kasus dimana hantu tsb membuat jalan keluarnya melewati 2 atau 3 makam disekelilingnya tidak diatas makamnya sendiri..(mungkin ingin menutupi jejaknya agar tidak dicurigai he..he..)

Demikian sedikit diantara patrap/cara-cara sederhana untuk mengetahui jenazah yg akan menjadi hantu gentayangan,kami persilahkan sedulur/dangsanak lainya yg mau menambahkan tentang patrap/cara yg lainya untuk lebih memperluas wawasan dan pengetahuan kita semua ..

 

Setelah kita mengetahui lobang yg telah kita curigai dimana tempat keluarnya hantu gentayangan tsb,kita dapat mengintai/mengintip (biasanya mulai pada awal senja hari)awal/proses bagaimana keluarnya hantu tsb dari makamnya..

NB: Tempat dimana kita mengintai usahakan tidak dari arah mata angin berhembus,sehingga aroma tubuh kita tidak tercium tertiup arah angin sampai kekubur tsb.carilah dimana arah mata angin melewati makam tsb dulu baru sampai kekita..Karna kalau aroma kita telah terhembus/tercium oleh hantu tsb,ada kemungkinan hantu tsb akan membuat jalan keluar yg baru/lebih jauh lagi dari tempat semula awalnya keluar..

Pada awal pertama keluar dari lubang tsb akan keluar asap hitam yg kemudian menjadi asap putih yg membumbung lurus ke angkasa,kemudian akan kembali lagi keatas makam dan menjelma wujudnya dengan duduknya seperti duduknya “seekor kucing”(akan terlihat seperti duduk dimana badan condong kedepan agak menyentuh tanah dan kedua tangan yg dilipat kedalam)pada saat ini hantu tsb akan mengucapkan kata..HAALIN..setelah itu hantu tsb akan berdiri dan kembali berkata..HAALIN..dan kemudian untuk yg terakhir kalinya sebelum melesat terbang akan kembali mengucapkan kata..HAALIN.. tsb untuk yg ketiga kalinya.. Dan dapat dipastikan bahwa hantu-hantu tsb sebelum pembacaan ayat-ayat suci waktu subuh akan kembali lagi masuk kemakamnya..

Nah,,Dari kata tsb kita dapat membuktikan/mendatangkan sendiri para hantu/arwah gentayangan apakah memang benar menjadi gentayangan ataukah tidak untuk menghindari fitnah yg memalukan atas mayat dan juga pihak keluarganya..

Pemanggilan dilakukan pada malam hari(Mungkin lebih afdol pergi ketempat sepi/dihutan sendirian he..he..).Ada juga sebagian kasus dimana hantu tsb kehadiranya bisa disaksikan/diketahui oleh orang banyak/massal..Tanda-tanda kehadiranya bervariasi yg juga sangat dipengaruhi oleh tempat dimana kita memanggil,kondisi bathin/keilmuan si pemanggil,tingkat keadaan dari si hantu tsb,dll..

Ada yg memberi tanda dengan papan/dinding rumah kita seperti digaruk-garuk/diketuk-ketuk,dapur/panci masak seperti dibanting-banting/dikerok-kerok,dan ada juga yg bisa masuk sampai kedalam kelambu/Tirai penutup nyamuk tempat tidur kita(kelambu tidur mungkin sdh biasa dan banyak digunakan oleh org-org banjar).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *