PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT, – Minggu-minggu ini penulis mengulas dan memaparkan segala sesuatu yang berkaitan dengan tradisi yang adai di Suku Dayak. Ternyata ditemukan banyak sekali keunikan yang ada di suku Dayak. Keunikan-keunikan yang ada di suku Dayak di antaranya mitos.

Yang namanya mitos, ada yang benar dan ada yang keliru dan jauh melenceng. Mitos yang keliru tersebut kemudian menimbulkan paradigma yang keliru pula tentang Suku Dayak.

Satu hal yang perlu dicatat bahwa mitos-mitos itu tidak selamanya dipercaya begitu saja. Atau, bagaimana kita memahami mitos-mitos  yang seram dan sadis itu.

Okelah di suku Dayak, terutama di suku Dayak pedalaman Kalimantan, banyak sekali mitos yang menyeramkan. Lalu, apakah itu benar? Tentu banyak yang benar, tetapi ada juga yang perlu diluruskan.

Meskipun menyeramkan cerita dan realitas suku Dayak, namun satu hal yang perlu dicatat bahwa orang-orang Dayak juga sangat menjunjung tinggi norma-norma sosial yang ada di masyarakat. Karena suku-suku Dayak memiliki kearifan lokal.

 

1.Begitu Sakti, Tidak Boleh Macam-Macam Dengan Suku Dayak

Mitos yang keliru pertama adalah tentang kesaktian yang dimiliki oleh suku Dayak. Mereka dianggap begitu sakti sehingga suku lain tidak boleh macam-macam dengan suku ini.  Hal ini tentu akan membuat suku-suku lain merasa takut berhubungan dengan mereka.

Yang jelas, meskipun banyak orang tua di pedalaman Kalimantan yang memiliki ilmu kesaktian atau ilmu kanuragan mandraguna, namun penggunaannya tentu dengan alasan yang sangat kuat.

  1. Suku Dayak Beringas dan Kejam

Mitos kedua ini berkembang setelah adanya kelakukan segelintir orang yang melakukan tindak kekejaman, lalu banyak yang mulai menghakimi bahwa suku Dayak adalah kejam.

Padahal pada kenyataannya tidak demikian, hal tersebut tidak akan terjadi apabila anda sudah benar-benar mengenal dan memahami suku Dayak.

Apabila ada perlakuan yang membuat mereka terlihat kejam dan bringas itu hanyalah bentuk perlawanan mereka terhadap sebuah tindakan yang tidak seharusnya mereka dapatkan.

Suku Dayak seperti masyarakat dari suku lain, akan bertindak keras kalau memang dalam kondisi yang sudah mengharuskan mereka bertindak begitu.

Harga diri, itulah yang mungkin sangat dijaga oleh masyarakat suku Dayak. Dan ini banyak suku sudah di Indonesia memiliki watak yang sama.

  1. Pola Pikir Suku Dayak Masih Primitif, Ketika Nyawa Dibayar Nyawa

tragedi yang terjadi di Sambas dan Sampit telah banyak menimbulkan mitos-mitos yang keliru mengenai suku Dayak. Banyak orang yang berpendapat banyak suku Dayak itu primitif ketika nyawa harus dibayar dengan nyawa.

Padahal sebenarnya, itu hanyalah aksi dari oknum-oknum yang senang apabila terjadi pertikaian antar suku Dayak dan suku lainnya.

Pada kenyataannya, di Dayak terdapat hukum adat yang merupakan cara penyelesaian secara damai ketika ada dua kubu yang bertikai.

Itu semuanya kembali ke nomor 2 di atas, yaitu orang-orang dari suku mana pun, pasti tidak mau kalau masyarakatnya dilecehkan. Indonesia sangat terkenal dengan hal ini, yaitu soal harga diri.

  1. Tidak Bisa Pulang ke Kampung Halaman Karena Gadis Dayak

Mitos selanjutnya yang menyelimuti suku Dayak adalah bahwa ketika ada pria yang berkunjung ke Kalimantan dan bertemu dengan gadis Dayak, maka Ia tidak bisa pulang ke kampungnya lalu kemudian menjadi bingung dan linglung.

Benarkah mitos tersebut dapat terjadi? Tentu saja tidak. Sudah bukan rahasia lagi bahwa wanita Dayak mempunyai rupa yang cantik dan menawan. Hal inilah yang membuat pria menjadi betah tinggal di Kalimantan dan enggan untuk kembali ke kampung halamannnya.

Soal ada ilmu pelet yang dimiliki orang Dayak, menurut penulis, itu bukan hanya ada di suku Dayak saja, tetapi juga di suku-suku lain. Mungkin ada daya magisnya yang lebih tinggi di Dayak, itu memang ada, tetapi bisa juga lebih karena sugesti.

  1. Alat Vital Bisa Hilang Jika Macam-Macam Dengan Gadis Dayak

Ini  juga merupakan salah satu mitos yang keliru mengenai suku Dayak. Sebenarnya semua suku juga dapat melakukan hal tersebut apabila anak gadis mereka diperlalukan dengan tidak baik. Bisa saja orangtuanya pergi ke dukun untuk menghilangkan mr. P atau alat vital laki-laki.

Ilmu menghilangkan alat vital laki-laki, menurut cerita, memang ada di suku Dayak. Tetapi, banyak suku lain jug a memiliki ilmu itu.

Jadi hal ini bisa terjadi dimana pun bukan hanya karena gadis Dayak. Untuk itu, apabila tidak ingin kehilangan mr. P jangan pernah mempermainkan gadis dari suku manapun.

Okelah bahwa banyak hal unik dan penuh misteri di suku Dayak, namanya juga suku Dayak itu jumlahnya sangat banya dan pulaunya sangat besar dan luas. Banyak hutan belantara yang masih memiliki kekuatan magis yang sangat tinggi.

(Dielaborasi dari Wiwik Setiawati, dalam Blogspot)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *